Apa Itu Processor?

Dizaman yang modern ini, banyak sekali kita temui berbagai perangkat perangkat elektronik seperti gadget yang diciptakan untuk  mempermudah seluruh aktivitas kita. Mulai dari anak kecil hingga orang dewasa tau menggunakan gadget.

Tapi jika hanya sekedar menggunakan, tentu semua orang bisa melakukannya. Namun untuk membuat semua perangkat canggih tersebut, terdapat komponen-komponen menakjubkan yang tentunya tidak sembarang orang dapat membuatnya.

Kali ini kita akan membahas salah satu komponen perangkat elektronik yang biasa ditanam di smartphone atau personal computer (PC).


Processor (dalam Bahasa Indonesia Prosesor) merupakan pusat pengendali dalam menjalankan proses pengolahan data dan kinerja dalam komputer atau smartphone. Processor ibaratkan otak dalam tubuh manusia yang mengatur kinerja dalam tubuh.

Processor terbagi atas tiga bagian penting
  • Aritcmatics Logical Unit (ALU) merupakan bagian processor yang bekerja untuk memproses data secara matematis sesuai dengan program yang dijalankan.
  • Control Unit (CU) merupakan bagian processor yang bekerja untuk mengatur lalu lintas data seperti input data dan output data.
  • Memory Unit (MU) merupakan bagian processor untuk menyimpan sejumlah kecil data sementara dengan kecepatan tinggi.
Processor bekerja dengan menggunakan sistem Clock Speed (seperti 700 MHz/1,5 GHz/2,1 GHz/Dll) biasanya overclock ini tertulis pada kotak atau sistem pembaca informasi di processor. Semakin tinggi overclock maka semakin bagus kinerja komputer atau smartphone tersebut. Namun semakin tinggi overclock makan semakin cepat panas processor tersebut.



Namun seiring perkembangan zaman, hal ini dapat diatasi dengan membagi jumlah inti dalam processor tersebut. Inti (dalam bahasa kerennya Core) merupakan metode pembagian overclock dalam processor. Pada prinsipnya sama seperti overclock biasanya, namun jika satu inti sudah melebihi batas kinerjanya, maka kinerja dialihkan ke inti yang lain. Sehingga tiap inti saling bantu dalam membagi-bagi data yang diolah. Dan tidak ada inti yang timpang sebelah.

Bisa kita lihat sekarang sudah banyak yang produsen processor yang membagi processor mereka dalam beberapa inti. Contoh produk nya seperti Intel Dual-Core yang memiliki Dua Inti. Intel Core i7 yang memiliki Empat Inti. AMD A8 yang memiliki Empat Inti.



Mungkin sekarang produk dengan satu inti sudah ketinggalan zaman, dan harga processor multi-core sudah semakin murah. Hal ini bertujuan agar menunjang setiap pekerjaan yang memiliki kinerja tinggi.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Download Google Chrome Offline Installer

Cara Membuat Blog

Cara Mengatasi Laptop yang Lemot